UPAYA GURU DALAM MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AT-TAQWA CANDUNG

Penulis

  • Nadia Putri Wulandari Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia Penulis
  • Al Baihaqi Anas Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.1448/m0v16h14

Kata Kunci:

Teacher Efforts, Independence, Santri, Islamic Boarding School.

Abstrak

Abstrak: Nadia Putri Wulandari NIM. 2120324. Skripsi “Upaya Guru dalam Menumbuhkan Kemandirian Santri di Pondok Pesantren At-Taqwa Candung” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi 2025 M/1447 H. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya peran guru dalam menumbuhkan kemandirian santri di pondok pesantren. Pondok Pesantren AtTaqwa Candung sebagai lembaga pendidikan islam memiliki peran strategis dalam mendidik santri agar mampu mandiri dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam aspek spritual, sosial, maupun ekonomi. Namun, dalam praktikya masih ditemukan santri yang belum sepenuhnya mampu mengatur sendiri, serta tnggung jawab atas tugas dan kewajiban mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah pimpinan, guru-guru serta santri di Pondok Pesantren At-Taqwa Candung. Data analisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam menumbuhkan kemandirian santri di Pondok Pesantren At-Taqwa Candung dilakukan melalui beberapa strategi, yaitu:(1)Guru memberikan tanggung jawab kepada santri; (2) Guru memberikan keteladanan kepada santri; (3) Guru membimbing santri dalam mengambil keputusan; (4) Guru memberikan apresiasi dan penguatan positif kepada santri; (5) Guru juga menyediakan kegiatan pelatihan kemandirian untuk santri. Upaya tersebut memberikan kontribusi dalam membentuk karakter santri yang mandiri secara bertahap.

Kata kunci: Upaya Guru, Kemandirian, Santri, Pondok Pesantren.

Referensi

Aminah, S., & Rohmah, L. (2022). Peran guru dalam menumbuhkan kemandirian belajar siswa di lembaga pendidikan Islam. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam.

Asrori, A. (2009). Psikologi remaja. Bumi Aksara.

Bandura, A. (2018). Social learning theory. Routledge.

Bawani, I. (2021). Tradisionalisme dalam pendidikan Islam. Al-Ikhlas.

Daradjat, Z. (2000). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Desmita. (2011). Psikologi perkembangan peserta didik. Remaja Rosdakarya.

Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren. LP3ES.

Fakultas Sains dan Teknologi UIN Imam Bonjol Padang. (2025). Pendampingan di Ponpes At-Taqwa Canduang: Pemetaan literasi informasi dan sains. Diakses 28 April 2025 dari https://saintek.uinib.ac.id

Hamalik, O. (2019). Pendidikan guru berdasarkan pendekatan kompetensi. Bumi Aksara.

Hamid, A. (2017). Pendidikan karakter berbasis pesantren. Imtiyaz.

Hartanti, D. (2022). Psikologi perkembangan: Konsep dan aplikasi dalam pendidikan. Prenadamedia Group.

Hasbullah. (2011). Sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Raja Grafindo Persada.

Kunandar. (2021). Guru profesional: Implementasi KTSP dan sukses dalam sertifikasi guru. Rajawali Pers.

Lestari, P., & Yuliani, S. (2021). Pengembangan kemandirian remaja ditinjau dari aspek emosional, ekonomi, intelektual, dan sosial menurut teori Havighurst. Jurnal Psikologi Perkembangan, 9(2).

Muhaimin. (2020). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Kencana.

Mulyasa, E. (2013). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2020). Penilaian hasil belajar dan evaluasi pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Nurjanah, S., & Rahayu, T. (2020). Peran lingkungan dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak.

Purwaningsih, E., & Muliyandri, A. (2021). Strategi pengembangan kompetensi guru di era digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.

Rahmawati, D., & Putri, R. A. (2021). Peran pendidikan agama dalam membentuk kemandirian remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan.

Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157.

Republik Indonesia. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Kementerian Pendidikan Nasional.

Rozak, A. (2010). Kompilasi undang-undang & peraturan pendidikan. FITK Press.

Safitri, D. (2019). Menjadi guru profesional. PT Indragiri Dot Com.

Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Raja Grafindo Persada.

Steinberg, L. (2017). Adolescence (11th ed.). McGraw-Hill Education.

Suharto, B. (2011). Dari pesantren untuk umat: Reinventing eksistensi pesantren di era globalisasi. Imtiyaz.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-14

Cara Mengutip

UPAYA GURU DALAM MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AT-TAQWA CANDUNG. (2026). Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU), 4(1), 24-32. https://doi.org/10.1448/m0v16h14

Artikel Serupa

31-40 dari 47

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.