Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Destinasi Sopotinjak Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.1801/10.1801/jimekKata Kunci:
Community Participation; Management; Driving FactorsAbstrak
This research aims to analyze the forms, levels, and factors that influence community participation in the management of tourist destinations in Sopotinjak Village, Batang Natal Sub-district, Mandailing Natal Regency. Although the village has abundant natural tourism potential, such as mountain peaks, historical caves, and streams, community involvement in planning, implementing, and evaluating tourism activities is still low. The community's low understanding of the importance of tourism is a major challenge in sustainable destination development. The research method used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation studies. The research informants included the village head, business actors, local communities, and tourists who were purposively selected. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that community participation is still limited to the implementation stage, such as mutual cooperation, providing local services, and maintaining environmental cleanliness. However, participation in planning and evaluation is still minimal. Enabling factors include village head support and environmental awareness, while inhibiting factors include lack of training, limited infrastructure, and low community understanding of the benefits of tourism. To increase active participation, capacity building is needed through education, training and supportive policies. Collaboration between the village government, business actors, and the community is considered an important strategy in creating a competitive and sustainable tourist destination.
Unduhan
Referensi
Aidah, N., Burchanuddin, A., & Harifuddin, H. (2025). Pengaruh partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata permandian Je’ne Tallasa’ Sileo di Desa Paraikatte, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 4(2), 49–53.
Akbar, A. (2022). Perencanaan partisipatif dalam pembangunan lokal: Studi di Kota Bandung. Jurnal Reformasi Administrasi, 5(2), 101–108.
Anarta, F., & Darwis, R. S. (n.d.). Pentingnya partisipasi masyarakat sebagai bagian dari pariwisata berbasis masyarakat dalam mengembangkan desa wisata. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial.
Apriyani, R. (2012). Partisipasi masyarakat dalam pelestarian hutan mangrove di Desa Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu (Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia).
Bhuldiharty, S. (2023). Studi komparatif: Penerapan program destinasi management organization (DMO) Kementerian Pariwisata pada destinasi wisata Kota Tua Jakarta. Jurnal Industri Pariwisata, 3(1), 24–34.
Ibrahim, A. (2018). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata Topejawa di Kabupaten Takalar (Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Makassar).
Jaelani, A. (2017). Halal tourism industry in Indonesia: Potential and prospects. SSRN Electronic Journal, (76237), 1–15. https://doi.org/10.2139/ssrn.2899864
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2013). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Bandung: Alfabeta.
Nabila, T., & Purwohandoyo, J. (n.d.). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan wisata Tirtasari Sonsang, Kabupaten Agam. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif.
Nasution, N. H. (2022). Strategi pengelolaan dan pengembangan pariwisata dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Kab. Mandailing Natal dalam perspektif ekonomi Islam (Disertasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).
Palenti, C. D., Prasetyo, I., & Gusti, R. (n.d.). Pendampingan masyarakat dalam pengembangan destinasi wisata melalui pemetaan kebutuhan. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah.
Pratama, D. A., & Nafi’ah, U. (2024). Peran partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan objek wisata Bumi Perkemahan Jurang Senggani Tulungagung. SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi dan Bisnis Islam, 4(2).
Pratiwi, A. P., Yuniarti, E., Pratiwi, N. N., Fitriani, M. I., & Septianti, A. (n.d.). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan potensi daya tarik wisata Pantai Sungai Kinjil. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif.
Putri, K., & Setiawan, B. (2024, November 13). Analisis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di kawasan wisata bahari Pantai Tanjung Pasir. Jurnal Pariwisata dan Perhotelan, 2(1), 12.
Rezkim, M. A., Anatasya, W., Aprilliany, P., Hendri, A. S., & Widian Sari, M. (2024, Juli 20). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata halal kawasan Mandeh, Sumatra Barat. Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 41–44.
Sarbaitinil. (2018, November 20). Partisipasi masyarakat daerah tujuan wisata dan implikasinya dalam pengembangan pariwisata. Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas, 2(2), 1–16.
Sitanggang, L. S., & Sugiarti, D. P. (2020). Partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan daya tarik wisata Air Terjun Sipiso-piso, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jurnal Destinasi Pariwisata, 8(2).
Soekanto, S. (2015). Sosiologi: Suatu pengantar. Jakarta: PT Rajawali.
Sulistiyorini, N. R., et al. (2015). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan Margaluyu Kelurahan Cicurug. Jurnal Kerja Sosial, 5(1), 71–80.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sri Bulan Rahmadani, Himmatul Khairi (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







