KOMPETENSI SOSIAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NEGERI 01 TANGAH, KAMANG HILIA, KABUPATEN AGAM

Penulis

  • Wildani Wildani Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia Penulis
  • Alimir Alimir Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.1448/f87dg175

Kata Kunci:

Teacher, Islamic Education, Social Competence

Abstrak

This research is based on the importance of social competence for PAI teachers in supporting the learning process and character and moral values development among students. During the process of becoming pedagogical, professional, and personal competency masters, PAI teachers are also expected to possess adequate social competence in communicating and interacting with students, colleagues, parents, and society. The purpose of this study is to describe PAI teachers' social competence in SD Negeri 01 Tangah, Kamang Hilia, Agam Regency. This study utilized a descriptive qualitative metode, and the main informant was the PAI teacher with supporting informants being the school headmaster as well as parents of students. Data were collected using observation, interview, and documentation and processed by stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings show that the PAI teacher has good social competence reflected in good interaction with students, collaboration with parents and the principal, adaptability towards various student characteristics and school regulations, and social awareness in the sense of engagement in community activities. These competencies are crucial to enhancing the quality of learning and reinforcing students' character building.

Referensi

Abas. (2011). Kompetensi, kepribadian sosial, dan profesionalisme guru. Bogor: Karya Tulis Ilmiah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah.

Abraham, R. A. (2002). Profesionalisme guru dalam pandangan global. Jakarta: Bumi Aksara.

Abuddin. (2001). Pandangan Islam tentang relasi guru dan murid. Jakarta: PT Gaja Grafindo Persada.

Tafsir, A. (2005). Konsep pendidikan Islam. Bandung: Rosdakarya.

Ali, N. R. (2016). Strategi pengembangan kecerdasan sosial siswa. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Parnawi, A. (2018). Kompetensi sosial guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan prestasi siswa. Fenomena: Jurnal Penelitian, 10(1).

Arikunto, S. (2012). Pengelolaan pengajaran secara humanis. Jakarta: Rineka Cipta.

Uno, H. B., & Hamzah, B. (2011). Ragam model pembelajaran (Cet. VII). Jakarta: Aksara.

Bafirman. (2016). Pendidikan karakter melalui mata pelajaran Penjasorkes. Jakarta: Kencana.

Departemen Agama RI. (2013). Al-Qur’an dan terjemahannya (Cet. X). Bandung: Diponegoro.

Departemen Agama RI. (2009). Al-Qur’an dan terjemah sirah Maryam. Jakarta: Pustaka Al-Fatih.

DePorter, B. (2003). Quantum teaching: Praktik quantum learning di luar kelas (A. Nilandari, Trans.; Cet. XI). Bandung: Kaifa.

Djamarah, S. B. (2010). Relasi guru dan siswa dalam interaksi edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Mulyasa, E. (2008). Sertifikasi dan standar kompetensi guru. Bandung: Rosda Karya.

Fathoni, A. (2011). Teknik menyusun skripsi dan metodologi penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Fathurrohman, P., & Sutikno, S. M. (2010). Strategi pengajaran efektif (Cet. I). Bandung: Refika Aditama.

Gardner, H. (1983). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. New York: Basic Books.

Getteng, A. R. (2011). Etika dan profesionalisme guru (Cet. V). Yogyakarta: Grha Guru Printika.

Gunawan, I. (2013). Praktik metodologi penelitian kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamka. (2015). Tafsir al-Azhar (Jilid I). Jakarta: Gema Insani.

Uno, H. B. (2007). Profesi kependidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamzah, A. (2014). Evaluasi dalam pembelajaran matematika. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Ilma, M. (2024). Pengembangan kompetensi sosial guru PAI di SD Negeri 054889 Durian Mulo untuk pembelajaran yang inklusif. Analysis: Journal of Education, 2(2), 546–551.

Asmani, J. M. (2002). 7 kompetensi guru menyenangkan dan profesional. Jogjakarta: Power Books.

Julita, V., & Dafit, F. (2021). Analisis kompetensi sosial guru kelas Vb SDN 001 Pasar Lubuk Jambi Kab. Kuantan Singingi. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 4(2), 290–295.

Kunandar. (2011). Menjadi guru profesional: Implementasi KTSP dan sertifikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Kusmana, S. (2010). Konsep profesionalisme dalam profesi guru. Bandung: Refika Aditama.

Makki, M., & Rasmiati, T. (n.d.). Implementasi kompetensi sosial guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Parepare.

Martinis. (2010). Kinerja guru dan standarisasinya. Jakarta: Gaung Persada.

Moleong, L. J. (n.d.). Dasar-dasar metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2010). Komponen pendidikan Islam. Palopo: LPS.

Mulyasa. (2007). Menjadi guru inovatif dan profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. (2008). Kompetensi dan sertifikasi guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arifin, M. (2007). Kapita selekta dalam pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamalik, O. (2006). Pendidikan guru dengan pendekatan modern. Jakarta: Raja Grafindo.

Ramayulis. (2008). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Sagala, S. (2009). Kompetensi guru dan tenaga pendidik. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, W. (2008). Strategi pembelajaran sesuai standar proses pendidikan. Bandung: Kencana.

Sari, H. (2024). Pengembangan kompetensi sosial guru PAI di sekolah dasar untuk pembelajaran inklusif. Jurnal Edukatif, 2(2), 424–429.

Saud, U. S. (2011). Pengembangan keprofesian guru berkelanjutan (Cet. VI). Bandung: Alfabeta.

Setiawan, A. (2017). Teori belajar dan proses pembelajaran. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia.

Sudjana, N. (2005). Prinsip dasar proses belajar dan mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2014). Metodologi penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparlan. (2005). Menjadi guru yang efektif. Yogyakarta: Hikayat Publishing.

Suyatno. (2008). Prosedur sertifikasi guru. Jakarta: Indeks.

Thalib, S. B. (2010). Psikologi pendidikan: Pendekatan empiris dan aplikatif. Jakarta: Kencana.

Syaifudin, U. (2010). Pengembangan profesi guru secara mandiri. Bandung: Alfabeta.

Tirtarahardja, U., & Lasula. (2001). Pengantar ilmu pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2006). Bandung: Citra Umbara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 10. (2005).

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-25

Cara Mengutip

KOMPETENSI SOSIAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NEGERI 01 TANGAH, KAMANG HILIA, KABUPATEN AGAM. (2025). Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU), 3(2), 59-68. https://doi.org/10.1448/f87dg175

Artikel Serupa

11-20 dari 49

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.